Jom cari dalam sensasi blog

Monday, January 21, 2008

Posted on 8:40 PM by Sitcom

Zuraini

Seperti biasa pada pagi yang cerah Zuraini bersiap untuk berangkat sekolah.Zuraini, gadis cantik bertubuh tinggi, sexy dan putih mulus.Gadis berkacamata ini cukup pintar dan rajin dalam mengerjakan suatu pekerjaan.Dia dikenal sebagai gadis nombor 1 disekolahnya. Sifatnya yang tomboy memudahkan para teman lelakinya untuk menikmati tubuh Zuraini dengan memandang payudara,paha, punggung, ketiak dan pantatnya yang besar.Tinggi Zuraini sekitar 168 cm, dan beratnya 55 kg.

Zuraini memang mempunyai tubuh yang paling sempurna di sekolahnya.Dengan ukuran bra 36B,ia kekadang tidak memakai bra untuk menyangga susunya ketika bermain dengan teman-temannya. Para teman lelakinya yang beruntung saat itu,akan dapat menikmati pemandangan yang membuat jakun pria naik turun.Mereka memang berharap dapat menjamah kantung susu itu, dan meminum susunya.Meskipun tidak mengenakan bra,susu Zuraini yang hanya ditutupi blaus terlihat kencang dan tegak.Itu kerana Zuraini rajin bersukan,baik itu push-up, sit-up, jogging,dll. Sehingga susunya pun sangat padat dan kenyal.Tapi yang paling menonjol adalah pantatnya yang besar dan luar biasa montok.Zuraini dipilih mempunyai pantat terindah oleh teman-teman lelakinya.Disamping itu Zuraini selalu memakai skirt birunya yang ketat, pantatnya pun bergantian naik-turun ketika ia berjalan. Garis celana dalamnya tercetak jelas di belakang skirtnya, menandakan betapa padat dan montoknya pantatnya.

Selama proses belajar mengajar,para guru laki-laki yang mengajarnya sering memperhatikan belahan payudara Zuraini yang kadang terlihat sedikit terjojol keluar,dan skirtnya yang tersingkap sehingga pahanya yang putih mulus terpampang jelas dimata gurunya. Zuraini kadang sengaja membiarkan beberapa bagian tubuhnya diamati.Zuraini mempunyai punggung yang lebar,pantat yang sekal dan paha yang besar dan gempal menggairahkan. bahkan tidak jarang teman-teman lelaki dikelasnya yang nekat masturbate dikelas ketika waktu pelajaran,kerana tidak tahan melihat paha atau pantat Zuraini didepannya.Zuraini sangat bersemangat disekolahnya. Zuraini sekolah di sebuah sekolah swasta yang terkenal dibandarnya, dan sekarang ia kelas 3.

Pagi sekali sekitar pukul 06.30 dia sudah menunggu bas menuju sekolahan nya, jarak sekolahnya tidak terlalu jauh sekitar 5 km.Tiba-tiba ketika Zuraini sedang asyik-asyiknya jalan sendiri sambil baca buku pelajaran, ada sebuah kereta menghampirinya.

"Halo Zuraini kok jalan?",tanya si memandu kereta itu yang ternyata adalah Cikgu Danial guru Fizikalnya.

" Oh,Cikgu rupanya.Siang benar sudah ke sekolah?" tanya Zuraini spontan.

"Saya dari rumah saudara,jadi takut terlewatlah. Kalau nak ke sekolah, mari ikut Cikgu saja"ajak Cikgu Danial.

Kerana Zuraini sudah kenal benar dengan Cikgu Danial. Akhirnya dia mau juga menumpang kereta Cikgu Danial. Tapi Zuraini tidak tahu disitulah awal bencana bagi Zuraini.

"Zuraini tak keberatan kan kalau kita berhenti dulu ke rumah adik saya, soalnya saya baru ingat buku laporan saya tertinggal di sana?"Cikgu Danial membuat alasan.

"Baiklah cikgu tapi cepat sikit ya,takut lewat pula"

Tiba-tiba Cikgu Danial mempercepat kecepatan keretanya dengan sangat tinggi dan arahnya ke rumah kosong di pedesaan yang jarang dilalui orang.

Sesampainya disitu Zuraini ditarik dengan paksa masuk ke dalam rumah kosong dan disitu sudah ada diantaranya Cikgu Rizal, Cikgu Sahlan yang merupakan guru kelas Zuraini yang sudah lama mengamati Zuraini dan tak ketinggalan pengetua sekolah Cikgu Zaidi dan guru disiplin sekolahnya yang namanya Cikgu Faizal. Mereka semua nampaknya sudah menunggu semenjak tadi.

"Hi Zuraini, sudah ditunggu dari tadi tau?",seru salah seorang dari mereka.

"Ada apa nih?Apa yang Cikgu-Cikgu lakukan disini?", Zuraini mulai kebingungan.

Zuraini menjerit kerana dia mulai dikepung.

"Bangsat tua bangka jangan cuba-cuba sentuh saya".

"Diam, kau nak lulus tak?Berani melawan perintah gurumu yah",kata Cikgu Zaidi selaku pengetuanya.

Zuraini mencuba melawan dengan memukul dan menendang gurunya. Tapi Zuraini kalah setelah ia dihantam perutnya oleh Cikgu Sahlan guru olahraganya, dan di tampar pipinya berkali-kali sampai merah dan bibirnya berdarah.Zuraini meringis kesakitan.

"Nah sekarang berlutut dan hisap batang saya, batang Cikgu Rizal, batang Cikgu Sahlan dan Cikgu Faizal yang panjang batangnya, kalau tak akan saya seksa rahim kau sampai kau tak boleh punya anak!Mahu?",

Kerana ketakutan akhirnya Zuraini mengulum batang para gurunya.Zuraini menyedut thingy mereka satu-persatu dengan bibirnya yang merah dan mulutnya yang mungil, sambil tangannya menggenggam thingy para Cikgu guru sambil mengocok-ngocoknya.

"Nah gitu terus yang enak,jangan berhenti, telan airnya biar kamu jadi pandai", seru Cikgu Danial.

"Mmmphh, slerrpp, mmhh" dengan terpaksa Zuraini menghisap batang-batang mereka sampai mereka semua pada orgasme.

"Aduh hisapnya sedap betul Zuraini,pasti sudah sering menghisap batang teman-teman kau ya?haa,ha,ha, ha".

Guru Zuraini satu persatu menyemburkan air mani mereka ke dalam mulut Zuraini, dan mengalir ke skirtannya.Walaupun Zuraini hampir muntah dia memaksakan untuk menelan benih kelima orang itu.Dia masih tak percaya dioral oleh gurunya sendiri.Wajah Zuraini mulai terlihat pucat lagi, sepertinya ia mabuk air mani,merasakan mual pada perutnya.

Setelah mereka puas memperkosa mulut Zuraini ternyata mereka langsung menelanjangi Zuraini.Cikgu Faizal memegang kedua tangan Zuraini,Cikgu Zaidi memelorotkan skirt nya,Cikgu Sahlan merobek pakaian dan kutang Zuraini.
"Ni murid teteknya putih betul,besar lagi,putingnya coklat pasti manis nih Wahh,kenyal sekali,lembut betul Cikgu-Cikgu"Cikgu Sahlan mengomentari payudara Zuraini,sambil mulai meremas-remas payudara Zuraini.

Dalam sekejap Zuraini sudah dalam keadaan tanpa baju.

"Jangan cikgu jangan, atau saya akan melapor kepada polis", eru Zuraini sambil teriak.

"Ooo,coba saja nanti, sekarang sebaiknya kamu persiapkan diri kamu untuk menerima pelajaran khusus"Seru Cikgu Zaidi sambil menjambak rambut Zuraini. Zuraini sekarang hanya mengenakan seluar dalam putih saja.

Ketika Cikgu Zaidi hendak beraksi tiba-tiba Cikgu Danial protes,"kerana saya yang bawa pepek ini maka saya duluan yang memperkosanya."

Tanpa membuang waktu lagi kini diputarnya tubuh Zuraini menjadi tengkurap, kedua tangannya yang ditarik kebelakang menempel dipunggung sementara dada dan wajahnya menyentuh lantai.Kedua tangan kasar Cikgu Danial itu kini mengusap-usap bagian pantat Zuraini,dirasakan olehnya pantat Zuraini yang mampat.Sesekali tangannya menepuk pantat Zuraini Danialgan keras, bagai seorang Ibu yang tengah menepuk pantat anaknya yang nakal "Plak, Plak.".

"Wah mampat sekali pantat kamu Zuraini,kenyal, gila nih,paha murid kita satu ini cantik sekali.Putihnya ya ampun,banyak bulu-bulu halusnya lagi di pahanya"ujar Cikgu Danial sambil terus mengusap-usap dan memijit-mijit pantat Zuraini sambil sesekali mencabuti bulu-bulu di paha Zuraini yang putih gempal itu.

Zuraini mengaduh kesakitan.

"Bakal mabuk ni kita nikmati pantat semampat gini, "

"Montoknya,ya ampun,kenyal lagi"sambil memijat pantat Zuraini yang memerah kerana tamparan tangan Cikgu Danial.

Cikgu Faizal lalu menjilati dan menggigiti belahan pantat si Zuraini.

"Aakhh,bangsat, keparat,jangan sentuh pantat ku", Zuraini membentak mereka.

"Plakk" sebuah tamparan sangat keras ke pipi Zuraini.

Zuraini hanya diam pasrah,sementara tangisannya mulai terdengar.Tangisnya terdengar semakin kuat ketika tangan kanan Cikgu Danial secara perlahan-lahan mengusap kaki Zuraini mulai dari betis naik terus kebagian paha lalu mengelus-elus paha mulus putih Zuraini dan akhirnya menyusup masuk kedalam skirtnya hingga menyentuh kebagian selangkangannya.

"Jangan cikgu,saya mohon,saya masih perawan ", Zuraini teriak ketakutan.

Sesampainya dibagian itu,salah satu jari tangan kanan Cikgu Danial,yaitu jari tengahnya menyusup masuk keseluar dalamnya dan langsung menyentuh kemaluannya. Terus saja hal ini membuat badan Zuraini mua menggeliat,dia mulai sedikit meronta-ronta, namun jari tengah Cikgu Danial tadi langsung menusuk lubang kemaluan Zuraini.

"Egghhmm, oohh, nutst, nutst",Zuraini menjerit badannya mengejang tatkala jari telunjuk Cikgu Danial masuk kedalam liang kewanitaannya itu.

Badan Zuraini pun langsung menggeliat-geliat seperti cacing kepanasan,ketika Cikgu Danial memainkan jarinya itu didalam lubang kemaluanZuraini. Nafas Zuraini termengah-mengah sambil mengerang kesakitan.

Dengan tersenyum terus dikorek-koreknyalah lobang kemaluan Zuraini,sementara itu badan Zuraini menggeliat-geliat jadinya,matanya merem-melek, mulutnya mengeluarkan rintihan-rintihan yang keluar dari mulutnya itu Cikgu Danial menciumi bibir girl thingy Zuraini sambil sesekali memasukkan lidahnya kedalam liang girl thingy Zuraini,kepala Cikgu Danial menghilang di bawah selangkangan Zuraini sambil kedua tangannya dari bawah meremas-remas pantat Zuraini.Sementara Cikgu Faizal meremas payudara kanan Zuraini,dan mulutnya mengulum payudara Zuraini satunya lagi.

"Cikgu Danial, susu murid kesayanganmu ini enak sekali, harum lagi,kualiti nombor 1".

Cikgu Faizal asyik menyantap payudara Zuraini, yang ranum padat dan kenyal sekali.

"Ehhmmppphh,mmpphh, ouughh,sakii. .iit, cik..gu".

Zuraini terus mengerang kesakitan pada kedua buah dadanya dan kenikmatan pada kemaluannya. Setelah beberapa minit lamanya, kemaluan Zurainipun menjadi basah oleh cairan kewanitaannya, Cikgu Danial kemudian mencabut jarinya.

Melihat Zuraini yang meronta-ronta, Cikgu Danial semakin bernafsu dan dia segera menghunjamkan thingynya ke dalam girl thingy Zuraini yang masih perawan. Walaupun girl thingy Zuraini sudah basah oleh air liur Cikgu Danial dan cairan girl thingy Zuraini yang keluar, namun Cikgu Danial masih merasakan kesulitan saat memasukkan thingynya kerana girl thingy Zuraini yang perawan masih sangat sempit.Zuraini hanya dapat menangis dan berteriak kesakitan kerana keperawanannya yang telah dia jaga selama ini akan direnggut dengan paksa seperti itu oleh gurunya sendiri.Lalu dengan pantasnya Cikgu Danial memasukkan batang thingynya lagi.

"Auw aduh duh sshh, saakkii..iitt, cikgu.. ammpuu..uunnn",terdengar suara dari mulut Zuraini yang terlihat kesakitan.

Dia mulai menangis sambil mendesah menikmati batang Cikgu Danial yang mengaduk-aduk liang peranakannya. Terlihat jelas raut wajah Zuraini yang menahan sakit luar biasa pada selangkangannya.

Sekarang lebih terdengaran suara tertahan Zuraini ketika thingy disodok-sodokkan ke lubang memeknya.

"Huek,hek,hek aah oohh jangan,uh,duh, ampunn ", ternyata Zuraini telah orgasme.

Sungguh mengasyikan melihat expresi Zuraini menggigit bibir bawahnya.Cikgu Danial terus menggenjot faraj Zuraini.Minit- minitpun berlalu dengan cepat,masih dengan sekuat tenaga Cikgu Danial terus menggenjot tubuh Zuraini,Zurainipun nampak semakin kepayahan kerana sekian lamanya Cikgu Danial menggenjot tubuhnya. Rasa pedih dan sakitnya seolah telah hilang, erangan dan rintihanpun kini melemah, matanya mulai setengah tertutup dan hanya bagian putihnya saja yang terlihat, sementara itu bibirnya menganga mengeluarkan alunan-alunan rintihan lemah,"Ahh,ahh,oouuhh".

Lalu Cikgu Danial memposisikan tubuh Zuraini menungging.Pantat Zuraini sekarang terlihat kokoh menantang, ditopang paha panjangnya yang putih dan tegak.Cikgu Danial memasukkan kejantanannya yang berukuran 20 cm lebih itu ke girl thingy Zuraini hingga terbenam seluruhnya,lalu dia menariknya lagi dandengan tiba-tiba sepenuh tenaga dihujamkannya benda panjang itu ke dalam rongga girl thingy Zuraini hingga membuatnya tersentak kaget dan kesakitan sampai matanya membelalak disertai teriakan panjang.
"Aaahh,Stoop, kumohon jangan".

Kedua tangan Cikgu Danial memegang pantat Zuraini, sedangkan punggungnya bergoyang-goyang berirama. Sesekali tangan Cikgu Danial mengelus-elus pantat Zuraini dan sesekali meremas payudara Zuraini dari belakang.

Beberapa minit kemudian,Cikgu Danial kembali mempercepat goyangan punggungnya, kemudian dia menarik kedua tangan Zuraini.Jadi sekarang seperti menunggang kuda,kedua tangan Zuraini dipegang dari belakang sedangkan pantatnya digoyang seirama sodokan thingy Cikgu Danial.kerana tidak disangga kedua tangannya lagi,kini buah dada Zuraini tergencet di atas tikar tipis sebagai alas Zuraini disetubuhi. Sedangkan wajah Zuraini menghadap keatas dengan mulut menganga mengerang kesakitan.Melihat keadaan Zuraini seperti itu,Cikgu Danial semakin bersemangat mengebor liang girl thingy Zuraini.

"Anjinggg, bangsaatt, perekk,Zuraini ngentoott,aku entotinmu".

Cikgu Danial merancau tak jelas.Dan akhirnya Cikgu Danialpun berejakulasi di lobang kemaluan Zuraini, kemaluannya menyemburkan cairan kental yang luar biasa banyaknya memenuhi rahim Zuraini.

"Aa, aakkhh, oohh",sambil mengejan Cikgu Danial melolong panjang bak serigala,tubuhnya mengeras dengan kepala menengadah keatas.

"Aoohh,oouuhh, bangsaatt, nutst,nutst".

Zuraini mengumpat sambil mendesah, tubuhnya mengejang merasakan air mani Cikgu Danial membanjiri rahimnya Puas sudah dia menyetubuhi Zuraini,rasa puasnya berlipat-lipat baik itu puas kerana telah mencapai klimaks dalam seksnya,puas dalam menyetubuhi Zuraini,puas dalam merobek keperawanan Zuraini dan puas dalam memberi pelajaran kepada gadis nombor 1 di sekolah itu.

Zuraini menyambutnya dengan mata yang secara tiba-tiba terbelalak,dia sadar bahwa gurunya telah berejakulasi kerana dirasakannya ada cairan-cairan hangat yang menyembur membanjiri girl thingynya.Cairan kental hangat yang bercampur darah itu memenuhi lobang kemaluan Zuraini sampai sampai meleleh keluar membasahi paha dan tikar lantai.Zuraini yang menyadari itu semua, mulai menangis namun kini tubuhnya sudah lemah sekali.

Setelah itu Cikgu Zaidi maju untuk mengambil giliran. Kali ini Cikgu Zaidi mengangkat kedua kaki Zuraini ke atas bahunya, dan kemudian dengan tidak sabar dia segera menancapkan thingynya yang sudah tegang ke dalam girl thingy Zuraini.Cikgu Zaidi masih mengalami kesulitan saat memasukkan thingynya,meskipun girl thingy Zuraini kini sudah licin oleh air mani Cikgu Danial dan juga cairan girl thingy Zuraini.girl thingy Zuraini masih sangat sempit.Kembali girl thingy Zuraini diperkosa secara brutal oleh Cikgu Zaidi,dan Zuraini lagi-lagi hanya dapat berteriak kesakitan.

"Bangsatt,akkhh, bajingaannn, sudahh,sudahh, keparaatt"

Namun kali ini Zuraini tidak berontak lagi,kerana dia pikir itu hanya akan membuat gurunya semakin bernafsu saja.

Sementara itu batang Cikgu Zaidi terus memasuki girl thingy Zuraini dengan cepat sambil satu tangannya meremas-remas payudara Zuraini yang bulat kenyal dan tidak lama kemudian dia mencapai puncaknya dan mengeluarkan seluruh air maninya di dalam girl thingy Zuraini.

"Ooohh,ambil ni benihku".

Zuraini hanya dapat meringis kesakitan,tubuhnya terlentang tidak berdaya di lantai.Walaupun tangan dan kakinya sudah tidak dipegangi lagi,dan membayangkan dirinya akan hamil kerana saat ini adalah masa suburnya.Dia dapat merasakan ada cairan hangat yang masuk ke dalam girl thingynya.Darah perawan Zuraini dan sebagian air mani Cikgu Zaidi mengalir lagi keluar dari girl thingynya.

"Hmmpphh, hhmmppp, oohhkk, oughh",Zuraini menjerit dengan tubuhnya yang mengejang ketika Cikgu Zaidi mulai menanamkan batang kemaluannya didalam lobang kemaluan Zuraini.
Matanya terbelalak menahan rasa sakit dikemaluannya, tubuhnya menggeliat-geliat sementara Cikgu Zaidi terus berusaha menancapkan seluruh batang kemaluannya. Memang agak sulit selain meskipun sudah dimasuki dua thingy tadi,usia Zuraini juga masih tergolong muda sehingga kemaluannya masih sangat sempit.

Akhirnya dengan sekuat tenaganya,Cikgu Zaidi berhasil menanamkan seluruh batang kemaluannya didalam girl thingy Zuraini.Tubuh Zuraini bergoncang-goncang disaat itu kerana dia menangis merasakan sakit dan pedih tak terkira dikemaluannya itu.Diapun terus memohon kepada Cikgu Zaidi agar melepaskannya.

"Ahh, akhirnya aku dapat sepitan pepek kamu sayang", bisiknya ketelinga Zuraini.

"Oouuhh,Cikgu, saakiitt, Cikgu,ampuunn",rintih Zuraini Danialgan suara yang megap-megap.

Jelas Cikgu Zaidi tidak peduli.Dia malahan langsung menggenjot tubuhnya memasukan batang kemaluannya keluar masuk lubang kemaluan Zuraini.

"Aakkhh,oohh, oouuhh,oohhggh",Zuraini merintih-rintih, disaat tubuhnya digenjot Oleh Cikgu Zaidi, badannyapun semakin menggeliat-geliat.

Otot-otot dinding girl thingynya kuat mengurut-urut batang kemaluan Cikgu Zaidi yang tertanam didalamnya,kerana Cikgu Zaidi merasa semakin nikmat. Sambil memukuli perut Zuraini dengan tangannya, berharap agar girl thingy Zuraini mencengkam thingynya dengan lebih erat kerana lubang girl thingy Zuraini semakin mengendur.

Tiba-tiba Cikgu Zaidi mencabut thingynya dan dia duduk di atas dada Zuraini.Cikgu Zaidi menghimpitkan kedua buah payudara Zuraini yang kecil dengan kedua tangannya dan menggosok-gosokkan thingynya di antara celah kedua payudara Zuraini,sampai akhirnya dia memancutkan air maninya ke arah wajah Zuraini. Zuraini gelagapan kerana air mani Cikgu Zaidi mengenai bibir dan juga matanya.Setelah itu Cikgu Zaidi masih sempat membersihkan sisa air mani yang meleleh di thingynya dengan mengoleskan thingynya ke payudara Zuraini dan ke puting susunya.Kemudian Cikgu Zaidi menampar payudara Zuraini yang kiri dan kanan berkali-kali, sehingga payudara Zuraini berwarna kemerahan dan membuat Zuraini merasa perih dan kesakitan.

Selanjutnya dua orang,Cikgu Sahlan dan Cikgu Faizal maju.Mereka kini menyuruh Zuraini untuk mengambil posisi seperti merangkak.Kemudian Cikgu Sahlan berlutut di belakang pantat Zuraini dan mulai mencoba memasukkan thingynya ke lubang anus Zuraini yang sangat sempit.

"Gila ni budak,buntutnya montok masih kenyal lagi,lihat ni paha si Zuraini.Gempal, mampat,Putih melepak. Benar kata Cikgu Danial"Kata Cikgu Sahlan.

"Ampuunn,jangan sodomi saya cikgu,saya mohoonn".

Membayangkan kesakitan yang akan dialaminya, Zuraini mencoba untuk berdiri,tetapi kepalanya dipegang oleh Cikgu Faizal yang segera mendorong wajah Zuraini ke arah thingynya.Kini Zuraini dipaksa mengulum dan menjilat thingy Cikgu Faizal.thingy Cikgu Faizal yang tidak terlalu besar tertelan semuanya di dalam mulut Zuraini.

Sementara itu,Cikgu Sahlan masih berusaha membesarkan lubang anus Zuraini dengan cara menusuk-nusukkan jarinya ke dalam lubang anus Zuraini.

"Akkhh,oohh,aahh, sshh,perihh"

Sesekali Cikgu Sahlan menampar pantat Zuraini dengan keras, sehingga Zuraini merasakan pantatnya panas.

"Gila nih perek,buntutnya baik tapi lubangnya kecil betul"Kemudian Cikgu Sahlan juga berusaha melicinkan lubang anus Zuraini dengan cara menjilatinya.

Zuraini merasakan sensasi aneh yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya saat lidah Cikgu Sahlan menjilati lubang anusnya.Ia berada dibelakang Zuraini dengan posisi menghadap punggung Zuraini.

Ketika lubang dubur Zuraini agak terbuka,Cikgu Sahlan menuang sebotol minyak goreng kedalam lubang dubur Zuraini.Setelah itu kembali direntangkannya kedua kaki Zuraini selebar bahu, "Aaakkhh.",Zuraini melolong panjang,badannya mengejang dan terangkat dari tempat tidur disaat Cikgu Sahlan menanamkan batang kemaluannya didalam lubang anus Zuraini.Rasa sakit tiada ketara kembali dirasakan didaerah selangkangannya, dengan agak susah payah kembali Cikgu Sahlan berhasil menanamkan batang kemaluannya didalam lubang anus Zuraini,meskipun baru masuk setengahnya. Setelah itu tubuh Zuraini kembali disodok-sodok, kedua tangan Cikgu Sahlan meraih payudara Zuraini serta meremas-remasnya.

Tidak lama kemudian Zuraini kembali menjerit kesakitan. upanya anusnya sudah ditusuk oleh thingy Cikgu Sahlan yang berhasil masuk seluruhnya dengan paksa.Kini Cikgu Sahlan memperkosa anus Zuraini perlahan-lahan, kerana lubang anus Zuraini masih sangat sempit dan kering.Ketika Cikgu Sahlan menarik thingynya,mulut dubur Zuraini ikut tertarik sehingga terlihat monyong keluar.Lalu Cikgu Sahlan menyodokkan lagi thingynya,sehingga kini dubur pantat Zuraini mengempot.

"Aaakkhh,uughh, sakii..iitt, cikgu,periihh, akuu,nggakk. . kuatt,cikgu, periihh,sakiitt".

Zuraini menjerit keras sekali,ia baru saja merasakan rasa sakit yang teramat-sangat yang pernah dirasakannya. Cikgu Sahlan merasakan kesakitan sekaligus kenikmatan yang luar biasa saat thingynya disepit oleh anus Zuraini.Cikgu Sahlan merasa thingynya lecet didalam pantat Zuraini.Kenikmatan yang terus-menerus dirasakannya ketika menunggang pantat Zuraini.Tak terbayang bagaimana wajah orang tua Zuraini,jika menyaksikan persetubuhan yang tidak perikemanusian yang dialami anak gadis mereka.Anak perempuan yang mereka rawat dengan kasih sayang hingga remaja,sekarang tubuhnya sedang menungging telanjang bulat,pantatnya disodomi oleh gurunya sendiri.

Seperempat jam lamanya Cikgu Sahlan menyodomi Zuraini, waktu yang lama bagi Zuraini yang semakin tersiksa itu.

"Eegghh,aakkhh, oohh".

Dengan mata membelik-belik serta tubuh tersodok-sodok, Zuraini merintih-rintih, sementara itu kedua payudaranya diremas-remas oleh kedua tangan Cikgu Sahlan.Saat Zuraini berteriak, kembali Cikgu Faizal mendorong thingynya ke dalam mulut Zuraini,sehingga kini Zuraini hanya dapat mengeluarkan suara erangan yang tertahan,kerana mulutnya penuh oleh thingy Cikgu Faizal.Tubuh Zuraini terdorong ke depan dan ke belakang mengikuti gerakan thingy di anus dan mulutnya.

Kedua payudara Zuraini yang menggantung dengan indah bergoyang-goyang kerana gerakan tubuhnya diremas-remas dengan brutal oleh Cikgu Sahlan. Zuraini berteriak-teriak kesakitan.

"Aakkhh,oohh, oouhh, aammp,uunn,cikgu"

Keadaan ini terus berlangsung sampai akhirnya Cikgu Sahlan dan Cikgu Faizal mencapai klimaks hampir secara bersamaan.Cikgu Sahlan yang sudah tidak tahan kerana seret dan panasnya dubur Zuraini menyemburkan air maninya di dalam anus Zuraini, Zuraini merasakan perih pada rongga duburnya yang lecet tersiram air mani Cikgu Sahlan.Dan Cikgu Faizal menyemburkan air maninya di dalam mulut Zuraini. Zuraini terpaksa menelan semua air mani Cikgu Faizal agar dia dapat tetap bernafas.Zuraini hampir muntah merasakan air mani itu masuk ke dalam kerongkongannya, namun tidak dapat kerana thingy Cikgu Faizal masih berada di dalam mulutnya.Zuraini membiarkan saja thingy Cikgu Faizal berada di dalam mulutnya untuk beberapa saat sampai Cikgu Faizal menarik keluar thingynya dari mulut Zuraini.Sebagian sisi air mani Cikgu Faizal yang tidak tertelan meluber keluar bercampur dengan air liur Zuraini.

Kemudian Cikgu Faizal memaksa Zuraini untuk membersihkan thingynya dari air mani dengan cara menjilatinya. Cikgu Sahlan juga masih membiarkan thingynya di dalam anus Zuraini dan sesekali masih menggerak-gerakkan thingynya di dalam anus Zuraini, mencuba untuk merasakan kenikmatan yang lebih banyak.Zuraini dapat merasakan kehangatan air mani di dalam lubang anusnya yang secara perlahan mengalir keluar dari lubang anusnya.Perih yang luar biasa dirasakan lubang pantat Zuraini yang lecet-lecet.

Setelah Cikgu Sahlan mencabut thingynya dari anus Zuraini,lalu Cikgu Rizal mengambil kursi dan duduk di atasnya.Dia menarik Zuraini mendekati dan mengangkat tubuh Zuraini lalu memposisikan mengangkangi thingynya menghadap dirinya.Cikgu Rizal kemudian mengarahkan thingynya ke girl thingy Zuraini, dan kemudian memaksa Zuraini untuk duduk di atas pangkuannya, sehingga seluruh thingy Cikgu Rizal langsung masuk ke dalam girl thingy Zuraini.

"Aohh,oouuhh, sakii..itt, dahh,ngiluu cikguuu", Zuraini mengerang kesakitan.

Setelah itu,Zuraini dipaksa bergerak naik turun, sementara Cikgu Rizal meremas dan menjilati kedua payudara dan puting susu Zuraini.Sesekali Cikgu Rizal menyuruh Zuraini untuk menghentikan gerakannya untuk menahan orgasmenya.Cikgu Rizal dapat merasakan girl thingy Zuraini berdenyut-denyut seperti mengurut thingynya,dan dia juga dapat merasakan kehangatan girl thingy Zuraini yang sudah basah.

Cikgu Rizal masih belum puas.Dia memiringkan tubuh Zuraini lalu mengangkat kaki kanan Zuraini ke bahunya dan mulai menyodok-nyodokan thingynya di liang kemaluan Zuraini.Zuraini menahan sakit bercampur nikmat itu dengan menggigit bibirnya sendiri hingga berdarah,wajahnya yang sudah penuh air mata dan merah bekas tamparan itu tidak membuat gurunya hiba.Cikgu Rizal tanpa kenal ampun berkali-kali menghujamkan senjatanya dengan sepenuh tenaga. Temannya yang gendut itu juga menjilati payudara Zuraini yang bergoyang-goyang akibat irama punggung Cikgu Rizal,lidahnya bermain-main di ujung putingnya yang sudah sangat keras.Cikgu Rizal tidak dapat bertahan lama,kerana dia sudah sangat terangsang sebelumnya ketika melihat Zuraini diperkosa oleh para rekannya,sehingga dia langsung memancutkan air maninya ke dalam girl thingyZuraini. Zuraini kembali merasakan kehangatan yang mengalir di dalam girl thingynya.

Selanjutnya, Cikgu Azman yang mengambil giliran untuk memperkosa Zuraini.Dia menarik Zuraini dari pangkuan Cikgu Rizal,kemudian dia sendiri tidur telentang di lantai.Zuraini disuruh untuk berlutut dengan kaki mengangkang di atas thingy Cikgu Azman.Kemudian secara kasar Cikgu Azman menarik pantat Zuraini turun,sehingga girl thingy Zuraini langsung terhunjam oleh thingy Cikgu Azman yang sudah berdiri keras.

"Akkhh,aakkhh, oogghh,"teriakan memilukan keluar dari mulut Zuraini.

Thingy Cikgu Azman,yang jauh lebih besar daripada thingy-thingy sebelumnya meskipun tubuhnya pendek yang memasuki girl thingy Zuraini,masuk semuanya ke dalam girl thingy Zuraini,membuat Zuraini kembali merasakan kesakitan kerana ada benda keras yang masuk jauh ke dalam girl thingynya.Zuraini merasa girl thingynya dikoyak-koyak oleh thingy Cikgu Azman. Cikgu Azman memaksa Zuraini untuk terus menggerakkan punggungnya naik turun,sehingga thingy Cikgu Azman dapat bergerak keluar masuk girl thingy Zuraini dengan leluasa.Kedua Payudara Zuraini besar menggantung bebas,naik turun seirama tubuhnya.

Kemudian Cikgu Azman menyepit kedua puting susu Zuraini dan menariknya ke arah dadanya,sehingga kini payudara Zuraini berhimpit dengan dada Cikgu Azman. Cikgu Azman benar-benar terangsang saat merasakan kedua payudara Zuraini yang kenyal dan hangat menempel rapat ke dadanya.Melihat posisi seperti itu, Cikgu Sahlan melepas ikat pinggangnya dan mulai menepuk punggung dan belahan pantat Zuraini beberapa kali.
"Akkhh,aakhh, dikn,nutst", Zuraini kembali merasakan perih luar biasa pada punggung, pantat, dan pahanya.
Tepukan Cikgu Sahlan sangat keras sehingga membuat garis lurus merah di kulit punggung pantat,dan paha Zuraini.

Walaupun tepukan itu tidak terlalu keras,namun Zuraini tetap merasakan perih dan panas di punggung dan pantatnya,sehingga dia berhenti menggerakkan punggungnya. Merasakan bahwa gerakan Zuraini terhenti,Cikgu Azman marah.Kemudian dia mencengkam kedua belah pantat Zuraini dengan tangannya,dan memaksanya bergerak naik turun sampai akhirnya Zuraini menggerakkan sendiri pantatnya naik turun secara refleks.Cikgu Azman mencengram punggung Zuraini,lalu membuat goyangan memutar sehingga ia merasakan sensasi luar biasa dengan goyangan Zuraini itu.
"Oohh,sshh,shh",Cikgu Azman mendesah kenikmatan, sambil merasakan pantat Zuraini yang empuk basah menduduki selangkanganya.

Ketika Cikgu Azman hampir mencapai klimaks,dia memeluk Zuraini dan berguling,sehingga posisi mereka kini bertukar, Zuraini tidur di bawah dan Cikgu Azman di atasnya.Sambil mencium bibir Zuraini dengan sangat bernafsu dan meremas payudara Zuraini,Cikgu Azman terus menggenjot girl thingy Zuraini.Tidak lama kemudian gerakan Cikgu Azman terhenti.Cikgu Azman mencabut thingynya keluar dari girl thingy Zuraini dan segera menyemprotkan air maninya di sekitar bibir girl thingy Zuraini.Kemudian dia menarik tangan kanan Zuraini dan memaksa Zuraini untuk meratakan air mani yang ada di sekitar girl thingynya dengan tangannya sendiri.

Setelah itu Cikgu Sudaman,guru kimianya maju mengambil giliran memperkosa girl thingy Zuraini.Ia mengangkat kedua kaki Zuraini dan menyandarkannya diatas bahunya,Cikgu Sudaman menempelkan kepala thingynya di mulut girl thingy Zuraini.Dengan kasar Cikgu Sudaman menyodokkan thingynya dengan keras kedalam liang peranakan Zuraini.Lalu ia mulai menggenjotnya. Hampir sepuluh menit Cikgu Sudaman menusuk girl thingy Zuraini dengan kasar,membuat girl thingy Zuraini semakin terasa licin dan longgar.Sebelum mencapai puncaknya,Cikgu Sudaman mencabut thingynya dari girl thingy Zuraini dan memaksa Zuraini untuk membuka mulutnya lebar-lebar untuk menampung air maninya.Setelah itu, Cikgu Sudaman memaksa Zuraini untuk berkumur dengan air maninya dan kemudian menelannya.Semua orang disitu tertawa senang melihat itu,sementara Zuraini menahan jijik dan rasa malu yang luar biasa kerana diperlakukan dengan hina seperti itu.

Semua posisi yang mungkin dibayangkan dalam hubungan seks sudah dipraktiskan oleh para Guru Zuraini terhadap tubuh Zuraini.Kali ini Zuraini tidak kuat lagi menahan orgasmenya yang ke 20,dan dia mengalami orgasme hebat, namun tidak sehebat yang pertama.Cairan girl thingynya sudah mulai habis.Rongga girl thingynya mulai mengering,kerana cairan girl thingynya sudah hampir habis dikeluarkan. Zuraini merasakan sakit luar biasa pada rongga girl thingynya.Ditambah thingy para gurunya yang tak henti-hentinya menyodok dan menggesek rongga girl thingynya yang kering,sehingga membuat rongga girl thingynya lecet dan sobek. Hanya darah dari luka di rongga girl thingynya lah yang membasahi daging kemaluannya dan burung yang tengah bersarang didalamnya.

Lebih-lebih ketika posisi kedua tangan Zuraini yang terikat digantung keatas.Cikgu Zaidi menjilati dan menciumi ketiak Zuraini.

"Mmuuahh,peluhmu rasanya asin tapi gurih dan baunya haruumm"

Liur Cikgu Zaidi membasahi ketiak Zuraini.Zuraini kembali disetubuhi dari 2 arah tentu saja lubang anus dan girl thingynya.Zuraini kini hanya bisa menggigit bibir sambil kakinya menendang-nendang ke segala arah, sambil sesekali seperti orang mengejang.

"Ouughh,arrkhh, ouhh,udah cik..gu perih,sakiitt, ouughh,aa,akh"

Zuraini terus berontak seperti orang kesetanan.kerana dubur Zuraini mulai mengering,Cikgu Zaidi kembali membasahi dubur Zuraini dan batang thingynya sendiri dengan minyak goreng agar licin.Cikgu Zaidi menyodomi Zuraini untuk ke 4 kalinya.Dilanjutkan dengan Cikgu Sahlan lagi,yang senang sekali main sodomi.Apalagi dapat pantat semontok pantat Zuraini,ia semakin bernafsu menghancurkan anus Zuraini (Anal Destruction) .

Kemudian mereka kembali menelentangkan Zuraini di lantai,lalu mereka maju semua mencari bagian-bagian tubuh Zuraini yang boleh di gunakan untuk memuaskan thingy mereka.Cikgu Sahlan memasukkan thingynya ke dalam mulut Zuraini, dan memaksa mengulumnya. Cikgu Danial mendarangkan thingynya ke dalam memek Zuraini yang berdarah-darah. Cikgu Zaidi melesakkan thingynya yang super besar dan panjang itu ke dalam lobang pantat Zuraini yang sudah hancur.Cikgu Azman menyepitkan thingynya di antara belahan payudara Zuraini,kemudian menggosok-gosoknya sambil memelintir dan menarik puting susu Zuraini yang coklat mungil dan membengkak.Cikgu Faizal menaruh thingynya di tengah-tengah ketiak kanan Zuraini yang gemuk putih dengan beberapa helai rambutnya,lalu menyepitnya dan memaju mundurkan thingynya di dalam jepitan ketiak Zuraini.Sedangkan Cikgu Zaidi melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Cikgu Faizal dengan menyepitkan thingynya ke ketiak Zuraini yang sebelah kiri.Sedangkan Cikgu Sudaman meraih tangan kanan Zuraini,kemudian memaksa tangannya mencengkam thingynya lalu membantu tangan Zuraini untuk mengocoknya. Yang terakhir yaitu Cikgu Rizal, melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Cikgu Sudaman dengan tangan kiri Zuraini.

Akhirnya Zuraini yang sudah tidak kuatpun pengsan, dengan girl thingy dan anusnya yang dalam keadaan rusak parah,dan terus mengeluarkan darah, sisa air mani, dan sisa cairan girl thingy dan duburnya.Kedua payudaranya bengkak memerah dan lecet-lecet, puting susunya yang coklat menjadi lebam.Darah dan air mani berceceran dimana-mana. Sudah puas para guru tersebut,mereka membersihkan diri lalu meninggalkan tubuh Zuraini yang bogel dan dipenuhi darah dan air mani dalam keadaan pingsan.

Setelah para guru Zuraini pergi,muncullah beberapa siswa dari sekolah Zuraini yang diam-diam mengikuti gurunya.Ketika menemui tubuh Zuraini yang pengsan dalam keadaan telanjang bulat.Mereka mulai memperkosa tubuh Zuraini yang masih tidak sadar. Satu diantara mereka menelepon teman-temannya di sekolah.Sekitar 20 menit kemudian datanglah sekitar 40 siswa laki-laki di sekolah Zuraini.Lalu mereka mulai menikmati tubuh Zuraini secara bergantian ataupun bersama-sama. Ketika sadar,Zuraini hanya boleh teriak dan memohon,ia tidak punya cukup tenaga untuk melawan.Ia hanya bisa menyaksikan dirinya diperkosa oleh teman-temannya sendiri.Teman- temannya yang sudah lama bermimpi bisa menyetubuhi Zuraini, akhirnya tercapai juga.

Setelah puas semua,mereka meninggalkan tubuh Zuraini yang pengsan lagi untuk kesekian kalinya itu. Liang girl thingynya sudah menganga sangat lebar,merah membengkak,dan sudah tidak berbentuk lagi.Dengan darah segar yang terus mengalir dari lobang girl thingynya.Lubang duburnya pun sudah sangat lebar Dengan keadaan rosak parah dengan bentuk berantakan,dengan darah,air mani dan cairan kekuningan yang keluar terus menerus dari liang duburnya.Dan dari sela-sela bibirnya mengalir air mani dan air liur dari dalam mulutnya.Wajahnya tetap cantik dengan masih mengenakan kacamata selama ia diperkosa.Tetapi menampakkan penderitaan yang begitu berat.

Kerana merasa kasihan,beberapa temannya mengantarkan Zuraini ke asramanya.Zuraini selalu merasakan perih dan rasa sakit yang teramat sangat ketika ia harus buang air kecil.kerana liang pengeluaran air seninya masih bengkak dan agak tertutup lipatan daging mulut girl thingynya yang robek.Dan juga ketika buang air besar,kerana lobang duburnya membuka sangat lebar dan belum mau menutup kembali.Jadi setiap saat,anusnya mengeluarkan kotorannya tanpa Zuraini sadari.

Setelah peristiwa tersebut,Zuraini terus mengunci diri dalam kamar dan diam membisu ketika ditanyai oleh teman ataupun keluarganya. Beberapa hari kemudian Zuraini pulang ke asalnya,dan tinggal dengan orang tuanya.Zuraini mengalami shock berat, dan tidak bisa melanjutkan sekolahnya.Sementar a para guru yang memperkosa Zuraini,bebas beraktiviti kerana Zuraini tidak berani membuat pengaduan.Zuraini terperangkap dalam trauma perkosaan itu untuk selama hidupnya. Sedangkan para guru yang memperkosanya masih sibuk mencari mangsa siswinya yang lain.

No Response to " "

Leave A Reply